• Thu. Aug 5th, 2021

hitnerwine.com

Jalan menuju sebuah kesuksesan

Jamu yang Dapat Melancarkan Haid

Byadmin

Jun 18, 2021
Jamu yang Dapat Melancarkan Haid

Pada artikel kesehatan kali ini, kita akan membahas mengenai jamu pelancar haid, dimana mungkin beberapa kalangan perempuan sedang mencari solusi untuk melancarkan haid nya tanpa harus menggunakan obat.

Selain dapat menggunakan obat dalam melancarkan haid, ternyata jamu juga dapat dijadikan sebagai pelancar haid yang mana merupakan langkah alternatif apabila akan mendekati siklus menstruasi. Berbagai macam cara biasanya akan dilakukan agar dapat melancarkan menstruasi, contohnya dengan mengkonsumsi jamu serta menjaga pola hidup yang sehat.

Dikarenakan tidak kuat merasakan kram pada saat datang bulan yang mana sangat menyakitkan seperti pada dismenore yang memiliki dampak negatif mengenai kualitas hidup apalagi bagi kesuburan.

Siklus haid biasanya terjadi selama 24 sampai 38 hari dan juga bervariasi, dan juga haid dapat dikatakan tidak teratur apabila periode pada siklus menstruasi berubah-ubah seperti datang lebih cepat maupun lebih lama.

Bahan Jamu Untuk Melancarkan Haid

Beberapa tanaman yang dapat menjadi obat efektif dalam melancarkan haid yaitu:

1. Jahe

Apabila mengkonsumsi jahe selama 3 sampai 4 hari pertama menstruasi, dengan skala 750-2000 mg bubuk jahe maka dapat untuk membantu dalam mengurangi jumlah dari darah yang akan dikeluarkan pada saat menstruasi, yang mana merupakan obat yang efektif bagi menstruasi yang sangat menyakitkan.

2. Minyak Evening Primrose

Minyak ini digunakan menjadi suplemen makanan dalam menyediakan kadar asam lemak esensial, dan yang utama yaitu asam gamma-linolenat. Minyak evening primrose signifikan dalam mengurangi gejala mengenai PMS contohnya seperti rasa nyeri, nyeri pada bagian payudara, mudah tersinggung, serta perubahan pada suasana hati.

Ahli herbal juga merekomendasikan untuk mengkonsumsi minyak evening primrose sebanyak 3 sampai 6 kapsul dalam sehari serta makanan yang menjadi suplemen makanan. Minyak evening primrose juga dapat dikatakan menjadi ramuan yang paling ampuh akan tetapi dapat juga meningkatkan risiko pada pendarahan bagi orang yang memiliki gangguan pendarahan serta orang yang memakai antikoagulan atau pengencer darah.

3. Kayu Manis

Kayu manis juga bermanfaat bagi berbagai macam masalah pada menstruasi. Caranya yaitu dengan 500 mg jamu kayu manis yang dilarutkan pada air hangat maupun teh tawar yang masih hangat, dan diminum 3 kali sehari. Jamu kayu manis dapat mengurangi rasa nyeri apabila sedang haid serta pendarahan serta meredakan mual dan juga muntah-muntah pada masa dismenore primer. Jamu kayu manis aman serta efektif untuk wanita yang masih muda.

4. Daun Pepaya

Kram pada saat menstruasi disebabkan oleh prostaglandin yang memiliki jumlah berlebihan yang berada di dalam darah. Jamu daun pepaya untuk melancarkan haid terbukti ampuh sebab memiliki kandungan vitamin seperti A,B,C,D,E serta kalsium yang mana baik bagi tubuh. Selain daripada itu, daun pepaya memiliki kandungan karoten yang merupakan zat yang berfungsi dalam mengatur estrogen yang ada pada tubuh yang dapat melancarkan menstruasi agar teratur.

Cara membuatnya yaitu dengan memasukan daun pepaya pada 2 gelas air yang kemudian ditambahkan dengan asam jawa serta garam lalu rebus sampai mendidih hingga airnya surut sampai 1 gelas dan kemudian diminum.

5. Kunyit

Kunyit dapat menjadi solusi dalam mengatasi suatu gejala mengenai pra menstruasi serta merupakan jamu untuk melancarkan haid. Kunyit memiliki kandungan akan kurkumin yang mirip seperti hormon estrogen yang dapat digunakan untuk melancarkan datang bulan. Dengan mengonsumsi yaitu dengan mencampur 100 hingga 500 mg kunyit dan meminumnya sebanyak 2 kali sehari.

Selain itu juga, kandungan kurkumin serta bahan kimia yang berada pada kunyit juga dapat untuk menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Itulah beberapa jamu pelancar haid yang telah dijelaskan pada artikel kesehatan pada kali ini, yang mana mungkin dapat berguna menjadi solusi bagi kalangan wanita yang akan memasuki siklus menstruasi.